Si Cantik yang Suka Mengibaskan Bulu
Firman Noor
Lalu, apakah sebenarnya makhluk yang disebut tarantula itu?
BRACYPELMA SMITHI A.K.A MEXICAN RED KNEE TARANTULA
Bolehkah kita memegang tarantula?
Firman Noor
Apa yang ada dibenak kalian ketika pertama kali mendengar kata “Tarantula”?
Well, mungkin bagi sebagian besar di antara kalian akan berpikir bahwa tarantula adalah sejenis laba-laba raksasa yang sangat menyeramkan, yang dapat memangsa kalian, lalu menjerat kalian dengan jaring-jaring putihnya dan membungkus kalian hingga nampak seperti Mummy. Mungkin juga kalian berpikir bahwa tarantula itu seperti ARAGOG: monster laba-laba besar yang ada di kisah Harry Potter and the Chamber of Secret. Atau bahkan, jika tarantula menggigit kalian, maka yang akan kemudian terjadi adalah kalian berubah menjadi manusia laba-laba dengan kekuatan super seperti Spiderman?
Lalu, apakah sebenarnya makhluk yang disebut tarantula itu?
Tarantula adalah salah satu jenis laba-laba besar yang pada umumnya berbulu. Tarantula memiliki taring yang dapat digunakan untuk menggigit mangsanya. Semua tarantula memiliki racun yang dikeluarkan melalui taringnya. Akan tetapi, racunnya tidak memiliki efek mematikan bagi manusia. Namun, gigitannya akan menyebabkan rasa sakit seperti sengatan seekor tawon. Oleh karena itu, memegang tarantula dengan alasan apa pun tanpa pengawasan dari orang yang berpengalaman, sangat tidak dianjurkan.
BRACYPELMA SMITHI A.K.A MEXICAN RED KNEE TARANTULA
Sebagian besar spesies tarantula tidak berbahaya bagi manusia dan bahkan kini tarantula sudah banyak dijadikan sebagai hewan peliharaan yang eksotik. Salah satunya adalah spesies Bracypelma, tarantula jenis terrestrial (lebih sering berkeliaran di atas tanah) ini dikenal karena temperamen mereka yang terkenal lembut, tidak agresif, dan enggan menggigit sehingga sangat cocok bagi pemula yang ingin mencoba memelihara tarantula. Untuk mempertahankan diri, dibandingkan mengigit biasanya mereka akan mengibaskan bulu di bagian abdomen atau perutnya. Bulu yang dikibaskan akan memberi efek gatal dan ruam-ruam merah apabila mengenai kulit kita. Tapi tenang saja, karena efek gatalnya tidak akan separah efek gatal yang diakibatkan oleh ulat bulu.
Salah satu spesies Bracypelma yang terkenal adalah Mexican Red Knee Tarantula atau biasa juga disebut Bracypelma smithi. Tarantula jenis ini tersebar luas di seluruh Amerika Tengah khususnya Meksiko.
Semua jenis tarantula yang tersebar di dunia pada umumnya memiliki masa hidup yang cukup panjang. Seekor tarantula betina pada umumnya bisa hidup lebih dari 15 tahun. Sedangkan, tarantula jantan hanya mampu bertahan hidup tidak lebih dari 5 tahun saja. Ketika masa kawin, sang jantan akan membuat Webbing Sperm untuk menarik perhatian sang betina. Tapi jika sang betina tidak merasa cocok dengan sang jantan, kemungkinan besar sang jantan akan menjadi santapan lezat bagi si betina yang pada umumnya memiliki tubuh lebih besar dari tarantula jantan. Ketika bertelur, mereka dapat menghasilkan puluhan bahkan ribuan telur dalam satu saknya. Bracypelma smithi dapat mencapai ukuran dewasa dengan panjang sekitar 15cm. Perawatannya pun tergolong sangat mudah, kalian hanya perlu menempatkannya di sebuah akuarium beralaskan pasir atau cocopeat (serbuk kelapa yang sudah tua), memberinya tempat minum, serta memberi makan mereka seminggu sekali dengan memberikan satu sampai dua ekor jangkrik saja tergantung ukuran tarantulanya. Jangan lupa menutup kandang dan memberi ventilasi udara juga ya!
Tarantula jenis ini sudah sangat terkenal dikalangan pecinta tarantula loh! Selain keindahan warnanya yang mencolok yaitu warna orange kemerahan dipadu dengan hitam pada kakinya serta warna cream dipadu warna hitam pada karapasnya, tarantula jenis Smithi ini terkenal sangat jinak dan mudah beradaptasi dengan lingkungan di sekitarnya.
Seperti yang sudah kita bahas di atas, semua jenis tarantula memiliki racun. Walaupun efek racunnya tidak menimbulkan kematian bagi manusia, tetapi beberapa jenis tarantula akan mengigit apabila merasa terancam. Tidak semua jenis tarantula memiliki sifat agresif, seperti Bracypelma smithi yang kita bahas di atas, jenis ini sangat jinak dan lambat, sehingga banyak pehobi yang memilihnya sebagai hewan peliharaan yang eksotik dan salah satu jenis tarantula yang bisa dipegang asalkan dengan pengawasan dari orang yang berpengalaman.
Seperti teman kita yang satu ini, Shane Kenneth Julian siswa kelas 7 SMP Sekolah Kuntum Cemerlang Bandung. Ia mengaku ini pertama kalinya ia memegang seekor Tarantula ditangannya. Awalnya ia merasa tidak yakin untuk menyentuh makhluk yang kata banyak orang “menyeramkan” ini. Namun akhirnya, dengan sedikit memberanikan diri, Shane pun berhasil mengalahkan rasa takutnya.
Wahh, ternyata tarantula itu tidak seseram apa yang orang-orang bilang ya! Jadi, masih takut sama tarantula? Hehe..
(@smiledevils2)

Comments
Post a Comment